Langsung ke konten utama

Plants Into Pets Menggunakan ESP32 Berbasis IoT

Plants Into Pets Menggunakan ESP32 Berbasis IoT

"Plants into Pet" adalah proyek inovatif yang mengintegrasikan teknologi IoT untuk meningkatkan interaksi antara pemilik dan tanaman hias. Menggunakan ESP32 sebagai pusat sistem, proyek ini dilengkapi empat sensor: sentuh, getaran, cahaya, dan kelembaban tanah. Sensor-sensor ini memungkinkan tanaman "berkomunikasi" melalui layar OLED yang menampilkan emoji responsif sesuai kondisi, seperti saat membutuhkan penyiraman atau pencahayaan. Data juga dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi Blynk, memberikan umpan balik langsung. Proyek ini tidak hanya menawarkan solusi praktis untuk perawatan tanaman tetapi juga menciptakan hubungan emosional yang lebih mendalam, menjadikan pengalaman merawat tanaman lebih interaktif dan bermakna.



Tujuan
    Proyek ini bertujuan untuk:
  • Meningkatkan Interaksi dengan Tanaman Hias
    Menghadirkan pengalaman interaktif dengan memungkinkan tanaman "berkomunikasi" melalui emoji responsif, sehingga pemilik dapat memahami kondisi dan kebutuhan tanaman secara intuitif.

  • Mempermudah Perawatan Tanaman
    Memberikan solusi praktis dalam memantau kebutuhan tanaman seperti penyiraman, pencahayaan, atau perawatan lainnya melalui data real-time yang dapat diakses melalui aplikasi Blynk.

  • Membangun Hubungan Emosional
    Menciptakan hubungan yang lebih mendalam antara pemilik dan tanaman, menjadikan tanaman tidak hanya sebagai objek perawatan, tetapi juga "teman hidup" yang memberikan respon terhadap perhatian pemiliknya.

Pada proyek ini, alat dan bahan serta skema desain sistem yang akan digunakan adalah sebagai berikut:

Alat dan Bahan:

  • Wemos D1 Mini
  • OLED 2.4 inch
  • Sensor Sentuh TTP223
  • Sensor Getaran SW420
  • Sensor Cahaya LDR
  • Sensor Kelembaban Tanah
  • Sensor Suhu DHT11
  • Kabel USB
  • Baterai
  • Pot Bola Bulat
  • Pot Tanaman
  • Tanaman Hias
  • Pompa Air Mini
  • Selang Transparant Bening PVC
  • Sambungan Selang
  • Kabel Jumper
  • Relay 1 Channel
  • Arduino IDE
Desain System :



Sistem yang dikembangkan dalam proyek ini bertujuan untuk menciptakan interaksi menarik antara tanaman hias dan pemiliknya melalui teknologi. Proses kerja dimulai dengan pengumpulan data menggunakan lima sensor utama: sentuh, getaran, suhu, cahaya, dan kelembaban tanah.

Setiap sensor memiliki fungsi spesifik. Sensor sentuh mendeteksi interaksi fisik, sensor getaran menangkap guncangan di sekitar tanaman, sensor suhu memantau suhu lingkungan, sensor cahaya mengukur intensitas cahaya, dan sensor kelembaban tanah memastikan tanaman tidak kekurangan air. Data dari sensor-sensor ini diproses oleh mikroprosesor ESP32 dan menghasilkan nilai boolean: 1 (true) jika mendeteksi kejadian, atau 0 (false) jika tidak.

Hasil data ditampilkan dalam bentuk emoji pada layar OLED di pot tanaman. Emoji mencerminkan kondisi tanaman, misalnya, emoji "sedih" untuk tanah kering atau "bahagia" untuk kondisi ideal. Sistem ini juga memungkinkan pemantauan jarak jauh melalui aplikasi smartphone, sehingga pengguna dapat melihat status tanaman secara real-time dan menerima notifikasi bila diperlukan.

Keluaran berupa emoji memberikan visualisasi yang menarik dan informatif, menjadikan perawatan tanaman lebih interaktif dan mudah dipahami.

Flowchart akan menggambarkan alur kerja sistem secara lebih rinci.




Pengembangan Perangkat Lunak

Proyek ini mengintegrasikan sensor dengan aplikasi Blynk untuk memantau empat kondisi penting tanaman secara real-time:

  • Kelembaban Tanah: Diukur oleh sensor soil moisture dalam persen untuk memastikan tanaman cukup air.
  • Intensitas Cahaya: Diukur oleh sensor LDR dalam persen untuk memastikan pencahayaan yang memadai.
  • Suhu Lingkungan: Diukur oleh sensor DHT11 dalam derajat Celsius, memantau kondisi suhu sekitar tanaman.
  • Kelembaban Udara: Diukur oleh sensor DHT11 dalam persen untuk mengetahui tingkat kelembapan udara.

Semua data ditampilkan pada aplikasi Blynk, memungkinkan pemilik memantau kondisi tanaman dan mengambil tindakan untuk memastikan pertumbuhan optimal.



Skema Rangkaian


OLED

  • SDA: IO21
  • SCL: IO22
  • VCC: VCC
  • GND: GND

DHT11

  • SIG: IO17
  • VCC: VCC
  • GND1: GND
  • GND2: Tidak Terhubung

Vibration

  • DO: IO35
  • VCC: VCC
  • GND: GND

LM393

  • AO: IO33
  • DO: Tidak Terhubung
  • VCC: VCC
  • GND: GND

Soil Moisture

  • SIG: IO34
  • VCC: VCC
  • GND: GND

Touch 1

  • SIG: IO18
  • VCC: VCC
  • GND: GND

Touch 2

  • SIG: IO19
  • VCC: VCC
  • GND: GND

Touch 3

  • SIG: IO23
  • VCC: VCC
  • GND: GND

Relay 1 Channel

  • DC+: VCC
  • DC-: GND
  • IN: IO25

Pompa

  • COM: NC
  • NC: VCC
  • NO: Tidak Terhubung

INFOGRAFIS



VIDEO & FOTO HASIL PROJECT







Postingan populer dari blog ini

Project Bluetooth Light : Kontrol Relay Menggunakan Arduino dan Bluetooth HC-05

Project Bluetooth Light : Kontrol Relay Menggunakan Arduino dan Bluetooth HC-05 1. Judul Proyek: Kontrol Relay Menggunakan Arduino dan Bluetooth HC-05 2. Tujuan Proyek: Proyek ini bertujuan untuk mengontrol relay menggunakan komunikasi Bluetooth. Relay akan dikendalikan dengan perintah yang dikirim dari smartphone melalui modul Bluetooth HC-05 , di mana perintah '1' akan menyalakan relay, dan perintah '0' akan mematikan relay. 3. Alat dan Bahan: Arduino Uno atau sejenisnya. Modul Bluetooth HC-05 . Relay 5V . Smartphone dengan aplikasi Bluetooth (misalnya Bluetooth Terminal ). Kabel jumper . Power supply untuk relay (jika diperlukan). 4. Skema Koneksi: Modul Bluetooth HC-05: VCC ke 5V Arduino. GND ke GND Arduino. TX ke Pin 10 Arduino (karena menggunakan SoftwareSerial ).   RX ke Pin 11 Arduino (dengan pembagi tegangan untuk menurunkan tegangan ke 3.3V...

Project Arduino Uno: Alat Ukur Tandon Air dan Otomatis Pompa

Deskripsi Singkat: Proyek ini menggunakan Arduino Uno untuk mengukur volume air di tandon atau tangki dengan sensor ultrasonik. Informasi tentang volume air ditampilkan di layar LCD 20x4 . Proyek ini juga mengotomatiskan kendali pompa air menggunakan servo motor , yang aktif atau mati berdasarkan tingkat ketinggian air yang terdeteksi. Tujuan: Mengukur ketinggian air di tandon/tangki menggunakan sensor ultrasonik. Menampilkan volume air di LCD dalam bentuk angka dan grafik bar. Mengontrol pompa air secara otomatis menggunakan servo motor berdasarkan ketinggian air di tandon. Komponen yang Digunakan: Arduino Uno - Sebagai pusat pemrosesan data. Sensor Ultrasonik HC-SR04 - Mengukur ketinggian air dengan menghitung waktu pantulan gelombang suara. Pin Echo : Digunakan untuk menerima pantulan. Pin Trig : Digunakan untuk mengirim sinyal ultrasonik. LCD 20x4 dengan I2C Module - Menampilkan informasi volum...